Senin, 08 November 2010

Gemuruh


Bunyi gemuruh itu terdengar tiba-tiba
tak terduga dari mana asalnya.

Merapi yang berdiri gagah
menyajikan indah paronama
tiba-tiba penuh gejolak amarah.

Gemuruh itu terdengar bagai runtuh
ribuan tiang penyangga
lalu damai pun rubuh
gemuruh.. gemuruh.. gemuruh..
kian akrab di telinga.

Merapi yang jadi kawan setia selama ini
mendadak berubah bengis dan tanpa ampun
memuntahkan panglima gembelnya
menghanguskan seisi desa.

Lerengmu dulu tempat anak-anak bercanda
tempat petani mencari pakan ternaknya
namun kini menjadi sumber bencana
jalur turunnya lava perenggut nyawa.

Doa kami kepada-Mu, Ya Rabbi
kembalikan damai di desa kami
kami rindukan suasana tenteram berseri
ketenangan di sekitar Gunung Merapi.

-8.10.2010-

Minggu, 13 September 2009

Matematika Itu Indah


"Jika Anda dapat membedakan antara sapi dan kerbau, maka matematika itu indah."

Demikian kata guruku selalu, jika seorang di antara kami, para siswa, melakukan kesalahan dalam menjawab soal yang diberikan karena kurang teliti (kuharap pembaca mengerti maksudnya).

Entah mengapa, kini tiap kali guru matematika memasuki kelasku, perasaan tegang langsung merayapi sekujur tubuhku. Padahal beliau, guru pengampu mapel matematika itu baik, suka bercanda, namun juga sangat tegas dalam menangani siswa yang pemalas dan kelewat bandel.

Aku tahu matematika itu menyenangkan, aku juga suka mempelajarinya. Tapi kenapa ya, sekarang aku jadi merasa yang paling bodoh di kelas dalam pelajaran yang satu ini? Padahal di rumah aku tak pernah lupa untuk selalu mengulang pelajaran yang bru diberikan di sekolah. (Tidak bermaksud sombong, lho.)

Ya Allah... Mudahkanlah aku dalam memahami pelajaran di sekolah, terutama matematika...
Karena aku percaya 'matematika itu indah'..., tolong bantu aku 'tuk memahami keindahan itu sehingga dapat kunikmati, Ya Allah... (Terimakasih sebelum dan sesudahnya.)

;;